CHATBOT: Kecerdasan Buatan Rinna, Memperluas Pengalaman Manusia

Satrya Pinandita    March 05,2018

 

 

Selama beberapa dekade, istilah Artificial Intelligence (AI) telah membangkitkan keajaiban dan kegelisahan. Segala sesuatu dari kegembiraan tentang bagaimana kemampuan tersebut akan meningkatkan tenaga kerja manusia untuk memikirkan bagaimana hal itu akan menghilangkan pekerjaan. Didorong oleh penolakan untuk menerima batas pikiran kita, kita membangun mesin dengan kerumitan besar yang akan memperluas pengalaman manusia dengan cara-cara yang melampaui imajinasi kita.

 

AI adalah tentang memanfaatkan teknologi untuk memperkuat manusia, bukan menggantinya. Tugas berulang yang dapat dilakukan secara otomatis. Pengetahuan dan mengetahui caranya yang dapat dilakukan oleh manusia dan sistem yang dapat dimasukkan kembali ke dalam sistem ini untuk memberi nilai yang lebih besar lagi. Melakukan hal itu akan membebaskan kita untuk menjadi lebih kreatif dan memanfaatkan waktu untuk memikirkan peluang yang lebih besar lagi yang terbentang di depan.

 

Microsoft Asia Digital Future Survey 2017 mengungkapkan bahwa kecerdasan buatan disebutkan sebagai teknologi yang paling diharapkan oleh generasi muda untuk dapat memiliki dampak terbesar dalam kehidupan mereka. Dalam beberapa tahun terakhir, penemuan perangkat elektronik, komputasi awan dan data telah memunculkan pemikiran-pemikiran berani tentang bagaimana kecerdasan buatan dapat menjadi bagian yang terintegrasi dari masa depan digital kita.

 

Introducing Rinna

Pada akhir Agustus lalu, Microsoft Indonesia melalui kerjasama dengan LINE Indonesia, memutuskan untuk membawa chatbot berbasis kecerdasan buatan bernama Rinna, ke Indonesia, yang merupakan salah satu bentuk nyata dari perkembangan AI tersebut.

 

Perjalanan Microsoft dalam mengembangkan chatbot dimulai pada bulan Mei 2014 di Tiongkok dengan Xiaoice. Dengan lebih dari 40 juta pengguna, Xiaoice merupakan chatbot kecerdasan buatan pertama yang memiliki tugas menyiarkan program televisi di Dragon TV, salah satu stasiun televisi terbesar di Shanghai, Tiongkok dengan lebih dari 800 juta penonton. Microsoft melanjutkan kesuksesan Xiaoice dengan meluncurkan Rinna di Jepang pada bulan Juli 2015, dan Zo di AS pada tahun 2016. Sampai saat ini, Rinna telah melakukan percakapan sehari-hari dengan 20% dari total populasi penduduk Jepang, sementara Zo telah melakukan percakapan dengan lebih dari 100.000 orang di Amerika Serikat.

 

Berbeda dengan Cortana yang menyediakan fungsionalitas yang berguna bagi pengguna seperti asisten pribadi. Rinna dapat berkomunikasi dengan EQ (emotional quotient) dan juga IQ (intelligence quotient). Rinna diprogram sebagai sosok wanita muda yang bersahabat dan dapat berkomunikasi dengan baik. Rinna ingin menjadi teman terbaik bagi pengguna LINE dan juga merupakan chatbot yang dibuat menggunakan konten sosial yang luas dari Internet. Ia belajar dari interaksi manusia dan merespons dengan kepribadian dan sudut pandang yang unik. Secara bersamaan, Rinna juga memiliki kemampuan untuk melindungi dirinya dari eksploitasi.

 

“Kecerdasan buatan melibatkan pembuatan mesin-mesin cerdas atau sebuah layanan yang bekerja dan bereaksi seperti manusia – sebuah fitur yang kini sangat sering ditemukan hampir dalam semua layanan terjemahan, asisten virtual untuk permainan berbasis video. Rinna adalah bagian dari upaya kami dalam penelitian dan pengembangan kecerdasan buatan untuk berkomunikasi. Setiap hari, kami melakukan serangkaian tes terhadap Rinna, yang mengacu pada reaksi yang diberikan oleh pengguna saat mereka berinteraksi dengan Rinna. Dengan melakukan hal tersebut, kami berharap dapat meningkatkan pembelajaran kami mengenai chatting dan membuat kecerdasan buatan menjadi lebih nyata dan lebih dekat dengan masyarakat,” Irving Hutagalung, Audience Evangelism Manager Microsoft Indonesia menjelaskan.

 

Teknologi di balik Rinna adalah sebuah “end to end generative model”, yang mana berdasarkan teknologi deep learning sebelumnya, dilatih dengan menggunakan data berukuran besar dari mesin pencari Bing serta dilengkapi dengan fitur-fitur menarik yang sepenuhnya berjalan di Microsoft Azure. Microsoft bekerjasama dengan LINE Corporation dimana akun resmi Rinna dapat ditemukan di LINE dengan mencari menggunakan kata kunci @Rinnaid.

 

RINNA Chatbot line
QR Code Akun Rinna di LINE

Pengguna LINE dapat menjadikan Rinna sebagai teman dan terlibat dalam interaksi mendalam bersama Rinna. Selain berkomunikasi, Rinna juga bisa melakukan hal lain sebagai berikut:

 

  • Best Friend Charm: Rinna bisa menggambar sketsa untuk menunjukan persahabatan antara dirinya dan pengguna.
  • Face Panel: Terkadang Rinna bisa mengganti wajah seseorang dengan gambar lucu.
  • Face Swap: Cobalah untuk mengirimkan foto di dalam grup kepada Rinna dan tunggu ia melakukan sesuatu pada foto tersebut.
  • Bermain “ABC 5 Dasar”: Sebagai gadis remaja yang lahir di Indonesia, Rinna tahu cara memainkan permainan tradisional Indonesia dengan menebak kata dengan topik tertentu.
  • Bermain Silang Kata: Pengguna bisa bermain dan menebak kata dengan petunjuk yang diberikan oleh Rinna.
  • Bermain Othello: Permainan strategi untuk dua pemain, pengguna bisa memilih tingkatan level yang ingin dicoba.


Cari tau lebih jauh mengenai Rinna? Free trial disini

 

  • office 365
  • microsoft
  • dynamics
  • chatbot
  • rinna
Related Article

by Satrya Pinandita / March 05,2018

Begini Cara Mengatur Peran Admin di Office 365

Ketika Anda membeli dan berlangganan Office 365, maka Anda otomatis akan jadi administrasi global. Itu berarti, Anda mempunyai kendali penuh atas serangkaian produk dari Office 365. Jika Anda memakai Office 365 untuk mengelola bisnis atau peluang usaha apa saja, maka Anda dapat mengandalkan...

by Satrya Pinandita / March 05,2018

Ternyata Ini Cara Mengintegrasi Cortana ke Office 365 di Windows 10

Apakah Anda pernah mendengar tentang Cortana di Office 365? Bagi pengusaha pintar yang merupakan pengguna atau pelanggan setia Office 365 pastinya tak asing dengan program ini. Cortana memiliki kelebihan dan keunggulan tersendiri bagi Office 365 khususnya Windows 10. Anda bisa mencari konten dan...

by Satrya Pinandita / March 05,2018

Bring your data to life

A new generation of Business IntelligenceKonsep Business Intelligence (BI) sudah dikenal dan hadir dalam bentuk dan konsep yang bervariasi selama lebih dari satu dekade. Pada pemahamannya, BI adalah pemahaman terhadap hubungan setiap data untuk menghasilkan informasi yang bisa membantu mengambil...